Spesifikasi Mitsubishi Xpander Cross

Sekilas Spesifikasi Mitsubishi Xpander Cross

Secara mengejutkan Mitsubishi meluncurkan Xpander Cross Selasa. Ternyata New Crossover MPV ini direpresentasikan dari Pajero Sport yang telah diterima baik oleh masyarakat Indonesia. Namun jangan salah Otolovers, Mitsubishi Xpander Cross ini berdasarkan permintaan masyarakat Indonesia juga. Dikarenakan Mitsubishi telah melakukan survei sebelum mobil Mitsubishi Xpander Cross dibuat.

Tak hanya itu, Mitsubishi Xpander Cross bernuansa SUV yang muat 7 orang. Ini memang sesuai dengan budaya berkendara konsumen Indonesia yang ke mana-mana rame-rame. Sangat cocok juga untuk digunakan keluarga Indonesia karena karakteristik SUV yang mampu terabas berbagai kondisi jalan.

Mobil ini akan menjadi penantang serius dari Toyota Rush yang menjadi mobil LSUV idaman di pasar Indonesia. Dengan harga Mitsubishi Xpander Cross yang berbeda kurang lebih Rp.20 jutaan dengan Toyota Rush, bisa jadi crossover terbaru ini akan menjadi primadona baru. Sebagai MPV crossover, apa nantinya spesifikasi dari Mitsubishi Xpander Cross bakal berbeda jauh dengan Xpander standar. Untuk mengetahui hal tersebut, di bawah ini sudah diulas review dan banderol harga Mitsubishi Xpander Cross.

Review Mitsubishi Xpander Cross

Overview Xpander Cross – Mengikuti patron langkah pabrikan lain soal LMPV, Mitsubishi turut luncurkan varian tertinggi dengan gaya beda dari standarnya. Ditambahkan nama belakang Cross lalu terbentuklah sebuah LMPV dengan cita rasa SUV. Diungkapkan CEO Mitsubishi Motor Corp Takao Kato, “Xpander Cross ini dikembangkan untuk Indonesia, dengan mendengarkan suara-suara dari masyarakat Indonesia”. Ini menjadi alasan mengapa Xpander diberikan dandanan SUV, ternyata gaya ini masih diminati.

Interior & Fitur Mitsubishi Xpander Cross – Paduan warna kabin tidak akan ditemui pada kelas trim lain. Suasana gelap sukses menciptakan aura elegan nan kuat. Artinya tidak mudah kotor. Namun, tidak seperti tipe Sport, ada sentuhan warna coklat di dasbor. Jika membeli paket Premium, bangku dibungkus material kulit dwiwarna agar selaras rupa dasbor.

Selain permainan warna, tidak ada perbedaan berarti. Masih menawarkan banyak ruang penyimpanan dan power outlet. Tiga soket listrik tersebar untuk penumpang depan, tengah, dan belakang. Barang-barang kecil dapat diletakkan pada boks tengah, glove box. Juga tersedia cup holder. Ruang penyimpanan serbaguna terletak di bawah kursi dan bagasi agar lebih terorganisir.

spesifikasi-mitsubishi-xpander-cross.jpg

Komposisi kabin juga tidak berubah, mulai dari dasbor hingga konfigurasi tempat duduk. Sarana hiburan datang dari head unit layar sentuh 7 inci. Pengaturan AC memanfaatkan kenop putar. Bangku tetap tiga baris untuk mengakomodir tujuh penumpang.

Mudahnya pengoperasian tetap bisa dirasakan. Kelengkapan Keyless Operation System dan tombol Start/Stop Engine suguhkan kepraktisan akses. Kala sudah berjalan dan perlu parkir mundur, parking sensor+reversing camera menolong pandangan pengemudi. Fitur keselamatan kabin didukung dual SRS Airbag dan sabuk pengaman tiga titik di tiap baris. Dua jangkar ISOFIX dipasang pada kursi tengah untuk child seat.

Eksterior Xpander Cross – Ubahan sisi eksterior menjadi pemeran utama ubahan keseluruhan. Selayaknya MPV ingin bergaya SUV, sudah pasti cladding hitam jadi solusi. Dandanan plastik hitam ini mengitari sudut terbawah mobil dengan permukaan cukup besar. Pelindung ini juga dilengkapi moulding samping agar transisi ke bodi lebih mengalir. Pada pintu, garnish ini ditempelkan semacam rupa metalik yang seakan dapat melindungi dengan pasti.

Semua kembali lagi pada selera masing-masing. Menurut kami menarik sekaligus tidak menarik. Maksudnya secara siluet dan bayangan sekilas terasa pas sebab bukaan sepatbor seolah lebih besar. Kendati begitu offset roda agak janggal, terlalu masuk ke dalam, karena tubuh melar.

Wajah turut dipermak menyesuaikan baju tangguh Cross. Elemen kromium ditanggalkan demi kelir hitam mengilap. Rupa juga berubah, batang grille lebih berjarak dan diberikan aksen timbul. Ubahan bumper berupa ornamen skid plate menghiasi bagian terbawah. Teknologi pencahayaan LED telah diadopsi sebagai penerang di malam gelap.

Melongok buritan, ubahan kentara hanya di bumper saja. Plastik hitam tambahan mendominasi. Ini merupakan bagian sambungan dari cladding sehingga perpindahan tetap mengalir. Agar tidak terlalu polos, skid plate dan bingkai sewarna bodi mengisi ruang tengah. Juga tidak ditemukan material kromium. Pasalnya, garnish penghubung lampu dikelir hitam mengimbangi rupa wajah. Kombinasi pendar cahaya belakang juga mengadopsi LED.

Dandanan eksterior dipermanis berkat sepatu baru 17 inci serta roof rail di kepala. Penegasan nama Xpander Cross terpampang di garis kap mesin, seperti Range Rover, jika memilih paket Premium. Suka atau tidak itu tergantung selera.

Pengendalian & Pengendaraan Mitsubishi Xpander Cross – Postur Xpander varian anyar ini lebih tinggi. Naik 20 mm, mencatatkan jarak bebas kolong 225 mm. Angka ini lebih besar dari Pajero Sport. Walau jangkung, diklaim tetap menawarkan kenyamanan dan kenikmatan berkendara karena suspensi dilengkapi rebound spring.

Bantuan tambahan ala mobil premium bisa dirasakan pada Xpander Cross seperti Hill Start Assist. Uniknya tersedia pada jenis transmisi manual dan otomatis. Peranti ini membantu pengemudi saat melibas tanjakan. Sebelum berhasil bergerak, posisi akan tetap tertahan sehingga mobil tidak akan mundur dan menabrak pengemudi di belakang.

Kendali lebih aman karena dilindungi oleh otak komputer. Active stability control mencegah mobil berulah di luar keinginan pengemudi seperti oversteer maupun understeer. Selain itu ada juga Traction Control demi menggapai traksi optimal saat berakselerasi.

Mesin & Konsumsi BBM Xpander Cross – Sektor dapur pacu mempertahankan mesin empat silinder 1.500cc berkode 4A91. Teknologi bukaan katup variabel MIVEC memastikan balans antara efisiensi dan performa. Ekstraksi daya masih dalam kategori wajar walau tidak besar. Figur tenaga dicatatkan sebesar 105 PS sementara momen puntir maksimum 141 Nm.

Konsumsi BBM bukanlah yang paling irit tapi tidak dapat dikatakan boros juga. Saat perjalanan ke luar kota, Xpander bertransmisi otomatis yang kami coba mencatatkan kisaran 12-13 km/l pada MID. Kami rasa masih setimpal tenaga bawaan.

Pengereman Mitsubishi Xpander Cross – Upaya penghentian mengutamakan fungsi disc brake bagian depan dan tromol belakang. Seolah sudah menjadi standar di kebanyakan mobil, ia mendapatkan fitur Anti-lock Braking System serta Brake Assist. Teknologi ABS memungkinkan perlakuan cadence braking secara otomatis, agar tetap dapat menikung kala rem dipijak dengan keras. Sementara Brake Assist ditujukan meningkatkan penekanan kampas rem tanpa perlu menginjak pedal terlalu dalam.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Maaf Banget Kalau Tidak Di Ijinkan Untuk Copas, Berminat Buat Website Dan SEO website Hub Iyanweb.com 081284104441